HRD Oh.. HRD...

Guys, gw banyak baca topik yg ga jauh dari HRD terus terang gw kasian ama kantor lo pada yg HRDnya begitu. Gw walaupun bergerak dibidang yg beda dari HRD tp gw punya analisa sendiri soal HRD.
Ada 2 type HRD by Tatang S.... Cape deehhh

1. Disenangi karyawan dibenci bos
2. Disenangi bos dibenci karyawan

masing 2x ada outputnya

1. - HRD akan jadi "DPR" nya karyawan. Semua keluh dan kesah karyawan ditampung oleh HRD. HRD berusaha untuk mencari solusi yg terbaik dulu sebelum di laporkan kepada bos.
- Suasana kantor nyaman karena ada HRD yg mengerti karyawan.
- Bos akan lebih berhati hati untuk mengeluarkan sebuah peraturan.
- HRD akan di segani pihak karyawan.
- Posisi HRD tidak aman.

2. - HRD tidak dianggap oleh karyawan.
- Suasana kantor gak nyaman karyawan tidak betah.
- Bos punya anak emas
- Kerjaan santai.
- Posisi HRD paling aman sedunia.

Jadi apapun typenya gak gampang jadi HRD.

HRD haruslah pintar berkomunikasi dengan bos maupun karyawan, bukan "pintar" (baca: penjilat).
HRD layaknya seorang guru atau bapak bagi anak anak jika anak anak tsb punya kesulitan.
Seperti om Therry bilang tugas HRD itu buat improve karyawan. Ga ada yang salah kok itu untuk kemajuan perusahaan itu juga kan... makanya ada HRD.

Kalo lo orang punya HRD yg lebih mementingkan kepentingan diri sendiri, artinya HRD itu cuma kiasan cuma pemanis perusahaan kalo dia punya HRD... Jadi jgn terlalu banyak berharap. Terima apa adanya itu kantor atau out. ^^ peace ah ^^

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Kalau dikantor saya pak tatang, HRD nya sendiri dinilai kinerja nya langsung ke kepala bagian. Kepala Bagiannya sendiri udah pernah kena "GETAH" nya and akhirnya memberikan nilai minus buat si HRD. HRD dipecat and suasana kantor kembali kondusif.

Kalau begitu. TANYA KENAPA ??

Anonim mengatakan...

Wah HRD pemanis... Gula kale.. Kalau udah ga manis ? Habis manis sepah dibuang ? udah dijepit atasan terus dihajar karyawan ? Hidup susah makan tak tenang ? Ah HRD kaya apa itu ?!